Ujicoba Membawa Anak-anak Tarawih di Masjid
August 10, 2010
Gagal total! Hehehe… baru shalat Isya, dua cowok cilik itu malah lari-lari dari shaf ke shaf. Yazid sempat bicara malah, “Mana Ayah?” beberapa kali. Kayaknya kehilangan jejak si Ayah. Terus mukul-mukul kaca pintu masjid. Yo wis, abis shalat Isya, langsung cabut alias pulang.
Mungkin belum waktunya untuk bisa tenang shalat di masjid. Maklum, anak-anak masih kecil, 2 tahun dan 3 tahun. Anak-anak yang lebih besar aja susah diatur dan suka ngobrol kalau di masjid. Apalagi yang masih balita. Aku sih nggak keberatan mereka lari-lari. Masalahnya, kalau di masjid kan ada jamaah lain yang shalat. Sangat mungkin mereka terganggu dengan ulah duo krucilku. Buktinya, penceramahnya aja minta anak-anak untuk “anteng.”
Ya, kalau udah sekolah mungkin udah bisa dikasih tahu dan mau nurut diam. Lah, kalau seumuran balita, ya memang masanya mereka bermain. Kasian juga kalau disuruh duduk anteng, diem, nggak ngapai-ngapain. Bagi orang lain, ulah anak-anakku itu mungkin dicap “nakal.” Bagiku, mereka jadi balita hanya sekali seumur hidup mereka. Biarlah mereka asyik dengan dunia bermainnya.
In My Room
August 5, 2010
There’s a world where I can go and tell my secrets to… in my room… in my room… *a song I heard in the movie “Happy Feet”.